| |

ABDSI Sulsel-Diskop Gelar “Kartini Modern 2026”, Dorong Perempuan Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Dalam rangka memperingati semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) Sulawesi Selatan menghadirkan kegiatan bertajuk Kartini Modern 2026. Kegiatan yang didukung Dinas Koperasi UKM dan beberapa sponsor ini menjadi ruang inspiratif bagi perempuan, khususnya pelaku UMKM, untuk meningkatkan kapasitas dan peran strategis dalam perekonomian daerah.

Acara yang akan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Hotel MaxOne Makassar ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti talkshow, sharing session, beauty demo, expo & bazaar UMKM, serta hiburan. Kegiatan ini merupakan inisiatif ABDSI Sulsel bekerja sama dengan Diskop UKM Sulsel sebagai pelaksana utama, dengan dukungan dari berbagai mitra dan sponsor, termasuk Bank Sulselbar dan sejumlah pihak lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi, Usaha Koperasi dan Menengah, Indriastuti Saggaf, mengatakan, dalam menghadapi tantangan ekonomi global, UMKM—khususnya yang dikelola perempuan—perlu menjadi lebih adaptif, inovatif, dan tangguh melalui peningkatan kapasitas, penguatan literasi digital, dukungan pendampingan berkelanjutan, akses pembiayaan yang inklusif, serta kolaborasi lintas sektor.

Plt Ketua ABDSI Sulsel, Ahyar Muawwal, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya konkret untuk mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Kartini masa kini adalah perempuan yang berdaya, mandiri, dan mampu menciptakan peluang ekonomi. Melalui kegiatan ini, ABDSI Sulsel ingin menghadirkan ruang kolaborasi, inspirasi, dan penguatan kapasitas bagi perempuan pelaku usaha agar semakin adaptif dan kompetitif,” ujar Ahyar.

Sementara itu, pengusaha perempuan yang juga menjadi bagian dari kegiatan ini, Kurnia Mariatul Qibti, menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai ajakan untuk terus bergerak dan berinovasi.

“Perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan usaha,” ungkap Kurnia. Ia berharap semakin banyak perempuan berani memulai usaha dan memanfaatkan berbagai peluang, termasuk dukungan dari komunitas dan lembaga seperti ABDSI.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *