“Korea – ASEAN Business Model Competition for SDGs” merupakan kompetisi tahunan yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dan the Ministry of SME and Startup South Korea yang bertujuan untuk mendukung startup dan UMKM yang berada di Indonesia, Korea dan negara ASEAN lainnya untuk peningkatan bisnis dan membuka kesempatan networking dengan investor, serta berkontribusi untuk menyebarkan program SDGs dalam berwirausaha.
Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong perkembangan startup dan UKM yang berada di Korea Selatan, Indonesia, dan negara anggota ASEAN lainnya serta berkontribusi dalam penyebaran program Sustainable Development Goals (SDGs) di Korea dan negara anggota ASEAN. Event ini telah diadakan setiap tahun sejak 2020, dengan diikuti oleh peserta yang berasal dari Korea dan negara ASEAN yang menjalankan program SDGs dalam usaha mereka. Tahun ini peserta memperoleh kesempatan meraih hadiah total 12,500 USD
Timeline The The 3rd Korea – ASEAN Business Model Competition for SDGs 2022
Pendaftaran kompetisi tahun ini akan dibuka mulai tanggal 1 Juni 2022 hingga 30 Juni 2022 dengan menargetkan UKM dan startup yang berasal dari Korea, Indonesia, dan negara ASEAN lainnya. Para pendaftar diharuskan melengkapi formulir pendaftaran terlebih dahulu serta memenuhi beberapa persyaratan, seperti usaha yang telah berdiri dalam kurun waktu 5 tahun.
Sama halnya dengan tahun sebelumnya, para peserta akan melewati tiga tahap penilaian yakni:
1. Seleksi dokumen untuk memperoleh peserta Top 30 yang dinilai kompeten serta menerapkan program SDGs dengan baik.
2. Babak penyisihan yang dilakukan secara daring (online) untuk memperoleh peserta Top 10 yang akan berkesempatan untuk mengikuti mentoring sessions.
3. Tahap penilaian bisnis yang akan dilakukan para juri dalam Demoday.
Adapun persyaratan untuk mengikuti “Korea – ASEAN Business Model Competition for SDGs” adalah
1. Usaha telah berbadan hukum
2. Usaha telah berdiri maksimal 5 tahun
3. Mengimplementasikan program SDGs dalam usaha / bisnis yang dilakukan
Keuntungan lain yang dapat diperoleh, yaitu :
1. Sertifikat penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia
2. Kesempatan networking dengan venture capitalist
3. Kesempatan untuk menggunakan co-working space di Green Business Center atau Shinhan Future’s Lab (SFL)
Segera Ddaftarkan usaha anda melalui https://linktr.ee/rokasean.bmc2022 sampai tanggal 30 Juni 2022. Untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi Ms. Diah (+62 82210352130) atau via email : [email protected]
Koperasi Mahasiswa (Kopma) Sultan Alauddin sebagai wadah pengembangan jiwa kewirausahaan dalam lingkup UIN Alauddin Makassar, melakukan kunjungan ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel, Rabu (2/7). Rombongan Kopma dipimpin ketua umum Kopma Sultan Alauddin TB.2023, Muhammad Arifuddin Islam dan sejumlah pengurus. Sementara dari PLUT Sulsel hadir kepala UPT, Samsibar, Kabag TU, Widya, kordinator konsultan, Bahrul…
Mantan Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla, yang akrab disapa JK, menjelaskan kunci kesuksesan menjadi pengusaha dalam acara “Mihrab Summit dan Expo 2023” di Ballroom Hotel Claro Makassar pada Rabu (5/7/2023). Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia itu mengatakan, “Dalam prinsip bisnis, ada tiga hal yang penting, yaitu kecepatan, harga murah, dan kualitas yang baik.”…
Tim Kemenko Perekonomian mengadakan kunjungan ke kantor UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel di Jl.Metro Tanjung Bunga, Selasa 18 April 2023. Tim dari Kemenko Perekonomian RI dipimpin Bapak Pringgadi Kridiarto, SP, M.S.E selaku Analisis Kebijakan Ahli Muda Asdep Pemberdayaan Ekonomi Masyarkat dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian, didampingi Petra Kelly, Yulia Pratiwi dan Bisma Arya. Hadir…
Desa Gobleg, Buleleng – Enam belas petani kentang upland dari Modoinding telah aktif mengikuti program pelatihan Korporasi Pemuda Petani Keren di Desa Gobleg, Buleleng. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (28 Agustus 2023) dan dihadiri oleh bli Agung, Ketua Forum Muda Petani Bali. Dengan semangat yang membara, para petani muda dari Modoinding berkumpul untuk mendalami…
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan 2,5 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) setiap tahun. Hingga 23 September 2022, terdapat 2.056.010 NIB yang telah diterbitkan dalam sistem online single submission-risk based approach (OSS-RBA) dengan 1.921.287 atau 93,45 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro. Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan sebuah…
Panduan lengkap digital marketing untuk UMKM: 7 strategi praktis mulai dari media sosial, SEO, email marketing, hingga kolaborasi influencer. Tingkatkan penjualan di era digital!