| |

Ciptakan Wirausaha Baru, “Slankers” Dirikan Koperasi

Penciptaan wirausaha baru yang saat ini menjadi agenda pemerintah dan multipihak mendapatkan dukungan dari para ”Slankers”. Para pendukung band legendaris Slank ini bersepakat untuk membangun koperasi. Selain menjadi wadah pembangunan perekonomian bagi anggotanya, koperasi ini pun diharapkan bisa menciptakan wirausaha baru

MenkopUKM menyambut baik rencana Grub Band Slank tersebut untuk mendirikan koperasi dimana sebagai wadah secara ekonomi dan sosial dengan Slank untuk menggali berbagai peluang dan kesempatan yang ada. “Slankers ini suatu komunitas yang memiliki loyalitas tinggi merupakan ruh dasar koperasi dalam mengelola crowd sourcing menjadi sharing economy yang mengusung kesetaraan dan gotong royong antar anggotanya,” kata Teten dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

Dikatakan MenkopUKM dirinya telah bertemu personel Slank, Bimbim dan Jos Oren pada bulan Februari 2020 lalu, dimana saat itu dirinya menyampaikan jika perlu wadah legal untuk mensejahterkan para Slanker agar memberikan manfaat dari sebuah komunitas

Setelah melalui berbagai diskusi dan perumusan bisnis yang sesuai untuk Slank bersama para Slankers calon anggotanya, pada 14 April 2022, anggota Group Slank telah secara resmi mendapatkan Akta Koperasi dengan nama Koperasi Slank Jurus Tandur. “Tandur” mempunyai makna bahwa koperasi ini harus terus maju dan pantang mundur.

Koperasi Konsumen Slank Jurus Tandur yang memiliki brand “Slankops” pun kemudian berhasil merumuskan visi, yaitu memberdayakan generasi muda menjadi wirausaha mandiri dan tangguh. Sementara itu, misinya antara lain adalah memberikan pelatihan wirausaha, mendirikan unit usaha modern berbasis digital, dan membuka akses dan informasi bisnis.Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, para pendiri Slankops juga telah menyiapkan beberapa brand juga yang akan menjadi trademark unit usaha yang dijalankan para Slankers di seluruh Kabupaten/Kota.

Para pengurus yang diketuai Bimbim dan Wakil Ketua Jos Oren bersama Dewan Pengawas dan Penasehat yang berasal dari anggota group Slank telah menyiapkan ART Koperasi yang akan didiskusikan lebih lanjut dengan Kementerian Koperasi dan UKM cq. Deputi Bidang Perkoperasian.

Asdep Pengembangan dan Pembaruan Koperasi, Bagus Rachman bersama Direktur Umum dan Hukum LPDB, Oetje sudah berkunjung ke Warung Potlot, tempat mangkal anggota Slank untuk membahas rencana bisnis ke depan Slankops.

Salah satu yang akan segera dilakukan oleh Slankops beserta para anggota yang segera bergabung adalah menjadi Inkubator Wirausaha, sesuai dengan visinya, maka melalui kemitraan Slankops dengan LPDB-KUMKM dan didampingi Deputi Bidang Perkoperasian akan mengakselerasi penumbuhan wirausaha yang berasal dari Slanker yang menjadi anggota Slankops.

 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *